Alat Pengguna

Alat Situs


cuan77:bot_tele_poin

Panduan Penggunaan Skrip Bot Telegram (MODE 1 / MODE 2 / MODE 3)

Dokumen ini menjelaskan secara praktis bagaimana menyiapkan dan memakai skrip bot Telegram yang sudah obfuscated. Dokumen tidak mengandung nama fungsi atau potongan kode internal — hanya panduan konfigurasi dan operasi.


1. Ringkasan Mode

* Mode 1 — KODE AKSES Akses berdasarkan kode yang diberikan kepada user. Cocok untuk distribusi terbatas.

* Mode 2 — ID AKSES Akses berdasarkan daftar ID Telegram. Cocok untuk kontrol internal.

* Mode 3 — SIMPEL (BYPASS) Tanpa validasi; user cukup mengirim teks (kode kupon) dan bot akan menukarkan jika cocok.


2. Struktur Folder & File yang Harus Disiapkan

Minimal struktur yang direkomendasikan:

  • `bottelegramtoken.txt`
    1. Satu token bot per baris.
  • `bot_config/`
    1. `admin_id.txt` (ID admin)
    2. `list_user.txt` (otomatis terisi; daftar user yang berinteraksi)
    3. `nowa_owner.txt` (opsional — nomor WA owner)
    4. `kode_akses.txt` (MODE 1 — daftar kode akses)
    5. `id_akses.txt` (MODE 2 — daftar ID Telegram)
  • `poinku/`
    1. File per-nomor yang berisi data akun yang digunakan untuk generate QR. (Format baris contoh lihat bagian 5)
  • `bot_kupon/`
    1. Digunakan untuk mode command (mis. per-file kumpulan kupon berdasarkan kampanye)
  • `bot_kupon_mode3/`
    1. WAJIB untuk MODE 3 — berisi daftar kupon yang dapat ditukarkan melalui plain text

Catatan: beberapa file bersifat opsional tergantung mode yang dipakai.


3. Format Data File Penting

(Contoh baris — HANYA format data, bukan kode)

  • Format file kupon (bot_kupon atau bot_kupon_mode3)

Setiap baris:

  ```
  NOMOR_POINKU:KODE_KUPON:EXP
  ```
  - `NOMOR_POINKU` = identifier akun (harus ada file terkait di folder `poinku/`)  
  - `KODE_KUPON` = string kupon yang dikirim user  
  - `EXP` = tanggal kadaluarsa (opsional)
  • Format file akun (poinku/<nomor>.txt)

Baris pertama harus berisi data akun yang diperlukan untuk generate QR:

  ```
  NOMOR:PIN:DEVICE_ID:ACCESS_TOKEN:...
  ```
  - `PIN` digunakan untuk operasi pemotongan/aktivasi bila ada fitur seperti itu  
  - `DEVICE_ID` dan `ACCESS_TOKEN` harus valid untuk proses pembuatan QR
  • Format kode akses (MODE 1 — bot_config/kode_akses.txt)

Satu kode per baris.

  • Format ID akses (MODE 2 — bot_config/id_akses.txt)

Satu ID per baris (angka ID Telegram).


4. Perintah / Cara Interaksi (User & Admin)

  • Perintah umum (tersedia di semua mode tergantung konfigurasi):
    1. `/start` — sambutan
    2. `/help` — panduan singkat
    3. `/scan` — generate QR otomatis dari daftar akun (jika diaktifkan)
    4. `/ulangi` — kirim ulang QR terakhir untuk user tersebut
    5. `/scn <nomor>` — generate QR untuk nomor spesifik (memerlukan file `poinku/<nomor>.txt`)
    6. `/potong <nomor>` — generate + jalankan aktivasi/pemotongan poin (memerlukan `PIN`)
    7. `/qris` — kirim gambar QRIS (jika file tersedia)
  • Mode 1 (KODE AKSES):
    1. Awal: user diminta memasukkan kode akses.
    2. Setelah validasi kode: user dapat memakai perintah di atas.
    3. Jika kode tidak valid: akses ditolak.
  • Mode 2 (ID AKSES):
    1. Admin menambahkan Telegram ID user ke `bot_config/id_akses.txt`.
    2. Hanya ID dalam daftar yang dapat memakai perintah.
  • Mode 3 (SIMPEL / BYPASS):
    1. User cukup mengirim kode kupon sebagai teks biasa (tanpa slash /).
    2. Jika kode cocok pada entri di `bot_kupon_mode3`, bot mengirim QR + Barcode.
    3. Jika tidak cocok: bot diam (tidak membalas).

5. Alur Kerja (Flow) Tanpa Menyingkap Kode

1. Bot menerima pesan dari user. 2. Pesan diperiksa apakah berbentuk perintah (diawali `/`) atau teks biasa. 3. Cabang alur:

  • Perintah → diproses sesuai fungsi perintah (scan, scn, potong, dsb).
  • Teks biasa → bila Mode 3 aktif, dianggap kupon; bila Mode 1/2 aktif, biasanya tidak diproses (kecuali ada implementasi khusus).

4. Jika kupon/nomor ditemukan:

  • Aplikasi membaca data akun dari file terkait di folder `poinku/`.
  • Aplikasi memanggil layanan internal yang menghasilkan data untuk QR (encoded data).
  • Gambar QR dan barcode dibuat dari data tersebut.
  • Gambar dikirim ke user; gambar biasanya dihapus otomatis setelah interval tertentu (mis. ~120 detik).

5. Jika ada kegagalan (file tidak ada, data hilang, token invalid):

  • Untuk mode command biasanya ada pesan error/panduan.
  • Untuk Mode 3 — default silent (tidak memberi petunjuk) untuk menjaga alur stealth.

6. Setup Awal & Checklist Sebelum Menjalankan

1. Siapkan token bot di `bottelegramtoken.txt`.
2. Pastikan folder `poinku/` berisi file untuk setiap nomor yang akan dipakai, dengan format data sesuai bagian 3.
3. Jika pakai Mode 1: isi `bot_config/kode_akses.txt` dengan kode yang valid.
4. Jika pakai Mode 2: isi `bot_config/id_akses.txt` dengan daftar ID Telegram yang diizinkan.
5. Jika pakai Mode 3: isi `bot_kupon_mode3/` dengan file berisi kupon (format baris sesuai bagian 3).
6. Pastikan file `bot_config/admin_id.txt` terisi ID admin untuk operasi broadcast.
7. (Opsional) Siapkan `bot_config/qris.jpg` bila ingin fitur /qris.

7. Troubleshooting Umum (Tanpa Log Internal)

  • Tidak ada respon saat kirim kupon (Mode 3)
    1. Pastikan kupon ada di `bot_kupon_mode3` dan format baris benar.
    2. Pastikan `NOMOR_POINKU` pada baris memiliki file terkait di `poinku/`.
  • QR tidak muncul saat command /scn atau /potong
    1. Periksa file `poinku/<nomor>.txt` — apakah `DEVICE_ID` dan `ACCESS_TOKEN` benar.
    2. Periksa token bot di `bottelegramtoken.txt`.
  • Command menolak user (Mode 1/2)
    1. Mode 1: periksa `kode_akses.txt`.
    2. Mode 2: periksa `id_akses.txt`.
  • Gagal kirim file/gambar
    1. Pastikan bot memiliki izin dan session Telegram valid.
    2. Cek ketersediaan disk/temp folder bila aplikasi menulis file sementara.
cuan77/bot_tele_poin.txt · Terakhir diubah: oleh fakhrun