Dokumen ini menjelaskan secara praktis bagaimana menyiapkan dan memakai skrip bot Telegram yang sudah obfuscated. Dokumen tidak mengandung nama fungsi atau potongan kode internal — hanya panduan konfigurasi dan operasi.
* Mode 1 — KODE AKSES Akses berdasarkan kode yang diberikan kepada user. Cocok untuk distribusi terbatas.
* Mode 2 — ID AKSES Akses berdasarkan daftar ID Telegram. Cocok untuk kontrol internal.
* Mode 3 — SIMPEL (BYPASS) Tanpa validasi; user cukup mengirim teks (kode kupon) dan bot akan menukarkan jika cocok.
Minimal struktur yang direkomendasikan:
Catatan: beberapa file bersifat opsional tergantung mode yang dipakai.
(Contoh baris — HANYA format data, bukan kode)
Setiap baris:
``` NOMOR_POINKU:KODE_KUPON:EXP ``` - `NOMOR_POINKU` = identifier akun (harus ada file terkait di folder `poinku/`) - `KODE_KUPON` = string kupon yang dikirim user - `EXP` = tanggal kadaluarsa (opsional)
Baris pertama harus berisi data akun yang diperlukan untuk generate QR:
``` NOMOR:PIN:DEVICE_ID:ACCESS_TOKEN:... ``` - `PIN` digunakan untuk operasi pemotongan/aktivasi bila ada fitur seperti itu - `DEVICE_ID` dan `ACCESS_TOKEN` harus valid untuk proses pembuatan QR
Satu kode per baris.
Satu ID per baris (angka ID Telegram).
1. Bot menerima pesan dari user. 2. Pesan diperiksa apakah berbentuk perintah (diawali `/`) atau teks biasa. 3. Cabang alur:
4. Jika kupon/nomor ditemukan:
5. Jika ada kegagalan (file tidak ada, data hilang, token invalid):
1. Siapkan token bot di `bottelegramtoken.txt`. 2. Pastikan folder `poinku/` berisi file untuk setiap nomor yang akan dipakai, dengan format data sesuai bagian 3. 3. Jika pakai Mode 1: isi `bot_config/kode_akses.txt` dengan kode yang valid. 4. Jika pakai Mode 2: isi `bot_config/id_akses.txt` dengan daftar ID Telegram yang diizinkan. 5. Jika pakai Mode 3: isi `bot_kupon_mode3/` dengan file berisi kupon (format baris sesuai bagian 3). 6. Pastikan file `bot_config/admin_id.txt` terisi ID admin untuk operasi broadcast. 7. (Opsional) Siapkan `bot_config/qris.jpg` bila ingin fitur /qris.